Tolak Kepala Sekolah Dikembalikan, Siswa SMA-N 5 Sinjai Kosongkan Ruang Belajar

Siswa Kosongkan Ruang Belajar

Sinjai.Inforestorasi, Siswa SMA-N 5 Kabupaten Sinjai (Sulawesi Selatan), kembali menunjukkan konsistensinya untuk tetap menolak Kepala Sekolah (Kasek) Aliyuddin memimpin UPT SMA Negeri 5 Sinjai.

Konsistensi sikap penolakan siswa ini kembali ditunjukkan dalam dua hari terakhir menyusul adanya informasi yang mereka ketahui jika Aliyuddin  telah resmi dikembalikan oleh pihak Pemerintah Provinsi untuk tetap memimpin UPT SMA Negeri 5 Sinjai.

Sikap tegas para siswa kembali terpantau pada Senin (24/10/2022) kemarin setelah mereka kompak mengunci pintu gerbang sekolah yang mengakibatkan sejumlah guru terlantar di sekitar sekolah.

Karena pintu gerbang yang telah digembok dan tak satu pun siswa yang masuk sekolah, maka kemarin kepala sekolah Aliyuddin pun tidak tampak di SMA Negeri 5 SInjai. Padahal kemarin informasinya, Aliyuddin akan memulai bertugas kembali setelah sebelumnya ditarik ke Provinsi sebagai buntut dari aksi yang digelar para siswa.

Hari ini, Selasa (25/10/2022), Siswa SMA Negeri 5 tampak berbondong-bondong meninggalkan sekolah setelah Kasek Aliyuddin berada di lingkungan sekolah untuk kembali bertugas sebagai Kasek.

Salah seorang siswa yang berhasil ditemui menyatakan, bahwa dirinya bersama dengan teman-temannya akan tetap konsisten menolak Kasek Aliyuddin memimpin sekolah kami, dan kami pun berharap pihak Pemprov, khususnya kepada Bapak Gubernur Sulsel, agar juga bisa konsisten dengan penarikan kasek kemarin. harapnya.

“Selama Aliyuddin berada disekolah kami, maka kami tidak akan pernah masuk belajar, sebab kami sudah menyampaikan sebelumnya beberapa tuntutan dan alasan penolakan kami melalui aksi siswa”.

Selama penarikan Aliyuddin,  kami kembali mengikuti proses belajar mengajar di bawah kepemimpinan Pelaksana Harian (Plh Kasek) Sabri, dan semua berjalan lancar, meskipun dalam beberapa hari lalu, santer terdengar isu jika Bapak Plh melakukan voting terhadap guru-guru yang setuju dan yang menolak Aliyuddin dikembalikan.

Padahal yang menolak selama ini, kami para siswa bukan para guru kami yang telah menjalankan amanah dan profesinya dengan baik, yang telah memberikan pelayanan pembelajaran dan pendidikan kepada kami.

Untuk itu, kami mohon Bapak Gubernur Sulawesi Selatan, agar dapat lebih bijak mempertimbangkan kepentingan ratusan siswa SMA Negeri 5 Sinjai dibanding melindungi kepentingan penempatan seorang kepala sekolah. kuncinya.

Pos terkait