oleh

Ketua BPD Saukang Ancam Laporkan Kadesnya ke Aparat Penegak Hukum

SINJAI, Inforestorasi.com – Ketua BPD Saukang, Muh Ridwan mempertanyakan sekaligus menyayangkan komentar salah seorang pengurus APDESI yang menganggap sorotan BPD terhadap Kades Saukang yang melakukan perjalanan dinas, bintek di luar provinsi.

Menurutnya, sangat disayangkan ketika orang lain ikut menyoroti aksi protes masyarakat terhadap kadesnya yang geram karena melihat kadesnya selalu keluar daerah sehingga pelayanan tidak dapat maksimal.

“Kami sudah cukup banyak memberi toleransi terhadap Kades Saukang untuk menyampaikannya dalam beberapa kesempatan bincang-bincang,” kata Ridwan.

Ia juga menganggap Kades Saukang, Abd Razak telah melemparkan fitnah terhadap dirinya yang menganggap pernyataan BPD Saukang tidak murni karena tugas melainkan adanya interest pribadi.

“Kami tetap memberi ruang kepada siapa saja yang mau memberikan kritikan dan masukan terkait pelaksanaan tugas-tugas yang kami emban,” ucap Ridwan.

“Hasil rapat BPD dengan pemdes Saukang beberapa waktu lalu terkait dengan pengelolaan aset desa yang rata-rata ada pada kades dan aparatnya pun sampai hari ini belum ada tindak lanjut, begitu pula dengan aset-aset Desa Saukang lainnya belum ada realisasi sesuai dengan janjinya dalam rapat,” lajutnya.

“Seharusnya itu yang harus ditindak lanjuti bukan malah menuding BPD Saukang punya kepentingan pribadi,” jelas Muh Ridwan.

Ia bahkan berjanji akan berkoordinasi dengan pihak kejaksaan dan Polres Sinjai terkait dengan pertanggung jawaban dana sertifikat prona yang dikelola sendiri oleh Kades Saukang.

“Itu bukan uang negara, tapi (itu) uang rakyat, maka kategorinya pungli,” tutupnya.

Komentar

Terbaru